Ganjar Minta Kades dan Perangkat Kompak Bangun Desa: Jangan Indhik-indhikan
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta perangkat desa dan kepala desa di Jawa Tengah kompak membangun desa dan daerahnya, termasuk dalam penggunaan anggaran desa dan pelayanan masyarakat, antara kepala desa dan perangkat harus bersatu, jangan saling mengintip. "Perangkatnya ada di sini, kadesnya ada di sini.
Tolong kades dan perangkat di Jawa Tengah harus kompak, harus bersatu. Jangan
indhik-indhikan (saling mengintip), jangan meri-merinan (saling iri),"
kata Ganjar saat memberikan sambutan dalam Harlah ke-17 dan Pelantikan Pengurus
PPDI Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Wonosobo, Selasa (20/6/2023). Ganjar
menjelaskan, kekompakan perangkat desa dan kepala desa menjadi sangat penting
untuk pembangunan di level desa. Sebab, apabila di antara keduanya tidak kompak
pasti akan terjadi masalah sehingga tugas utama dalam mengurus dan melayani
masyarakat terabaikan. Untungnya kekompakan itu di Jawa Tengah sudah terjalin
dengan baik.
"Kalau antara perangkat desa dengan kades semua kompak, dengan masyarakatnya juga bagus, insyaallah pembangunan di level desa ini juga cepat. Kalau tidak kompak antara kades dengan perangkat, biasanya jadi masalah. Kita jadi ngurusi perangkat sama kadesnya daripada ngurusi masyarakat.
"Dalam dua tahun ini, ada Rp1,6 triliun (tahun 2022) dan naik menjadi Rp1,7 triliun (tahun 2023). Maka kami minta betul-betul agar ini bisa dikelola dengan baik. Jangan ada pungli, jangan ada korupsi," ungkapnya. Kekompakan itu juga dibutuhkan dalam menyelesaikan berbagai program percepatan yang sedang dilakukan pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah.
