Ganjar Pranowo! Adalah Sosok Yang Tepat Sebagai Calon Pemimpin Masa Depan!
Anggota DPR RI Bambang DH menilai Gubernur Jateng adalah sosok yang tepat sebagai calon pemimpin masa depan.
Pemilihan waktu pengumumannya pun juga sangat tepat, yaitu menjelang perayaan Idul Fitri 2023.
“GP adalah sosok yang tepat. Dari sisi survei yang tentunya melakukan penelitian secara ilmiah popularitas dan elektabilitasnya selalu memuncaki daftar. Ini menjadi salah satu modal kuat. Secara kinerja juga sudah teruji di Jateng. Nah, sebagai sosok kader PDI Perjuangan, GP sangat paham ideologi, nasionalisme dan tetu saja loyal terhadap partai,” ujar mantan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu 2014-2019 dikonfirmasi, Minggu (23/4).
Waktu yang dipilih pun sangat tepat. Nama Ganjar yang resmi diumumkan sebagai Capres menjadi buah bibir masyarakat yang sedang melakukan tradisi mudik.
“Bahkan sangat mungkin menjadi topik diskusi serus tapi santai saat masyarakat dari kota pulang kampung. Bertemu sanak famili dari seluruh wilayah. Dijadikan obrolan gayeng,” katanya.
Bambang DH juga mengakui bila keluarga dan teman-temannya pun menjadikan Ganjar sebagai topik saat saling beranjangsana.
Di sisi lain , meski sebelumnya sempat terjadi pro dan kontra di internal PDI Perjuangan terhadap sosok Ganjar, begitu sudah diputuskan oleh Megawati Soekarnoputri maka seluruh kader akan solid.
Untuk diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, hasil riset berbagai lembaga survei menunjukkan bahwa elektabilitas Ganjar sempat merosot cukup signifikan antara 8 hingga 9 persen.
Bambang DH optimistis elektabilitas akan kembali melejit, karena PDI Perjuangan selama ini terbukti memiliki mesin politik dengan ketahanan yang kuat. Struktur yang solid mulai DPP, DPD sampai dengan Anak Ranting akan menjadi modal utama Partai. Apalagi selama ini banyak simpatisan dan relawan yang sdh mengorganisir diri dalam berbagai bentuk komunitas relawan.
“Mari segera kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk pemenangan GP. Kerja untuk pertahankan ideologi, bentuk NKRI dan kebhinekaan kita,” tutupnya.
