Perekonomian Jawa Tengah Tumbuh Pesat Sejak Ganjar Pranowo menjabat sebagai Gubernur pada Agustus 2013. Dalam periode, 2013 hingga 2022


Perekonomian Jawa Tengah tumbuh pesat sejak Ganjar Pranowo menjabat sebagai Gubernur  pada Agustus 2013. Dalam periode, 2013 hingga 2022, produk domestik regional bruto (PDRB) Jateng terus mengalami kenaikan. 

Pada 2013, besaran PDRB Jawa Tengah atas dasar harga berlaku mencapai Rp 623,7 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2000 mencapai Rp 223,1 triliun. Di tahun 2022, atas dasar harga berlaku (ADHB), PDRB Jateng mencapai Rp 1.561 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp 1.050 triliun.

Perekonomian Jawa Tengah pada tahun 2022 tercatat mengalami pertumbuhan positif, yaitu sebesar 5,31%, lebih tinggi dibandingkan capaian pada tahun 2021 yang tumbuh 3,33%. Pertumbuhan itu didorong oleh belanja pemerintah daerah yang mengalami kenaikan 7,62%.

Angka pengangguran juga berhasil ditekan. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2022 sebesar 5,57%, turun 0,38 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2021.

Hingga Agustus 2022, jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah sebanyak 19,47 juta orang, bertambah 0,51 juta orang dibanding angkatan kerja pada Agustus 2021. Dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat 70,84% pada Agustus 2022.

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Agustus 2022 sebesar 5,57%, turun 0,38 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2021.

Dalam pengentasan kemiskinan, Ganjar berhasil menekan kemiskinan dalam setahun terakhir. Jumlah penduduk miskin pada September 2022 sebanyak 3,86 juta orang, turun 75,78 ribu orang dibanding September 2021.

Persentase penduduk miskin pada September 2022 sebesar 10,98%. Jika dibandingkan September 2021, persentase angka kemiskinan turun sebesar 0,27 persen poin.

Dari sisi pengendalian inflasi, Ganjar masih memiliki waktu untuk menekan kenaikan harga-harga di wilayahnya. Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Jawa Tengah pada bulan Maret 2023 dibandingkan Maret 2022 mengalami kenaikan 5,22% atau di atas angka inflasi nasional yang mencapai 4,97%.

Untuk mengendalikan inflasi, Ganjar dan jajarannya gencar menggalakkan pemantauan komoditas kebutuhan pokok, serta menggelar operasi pasar di beberapa kabupaten dan kota.

Berkurangnya permintaan dari AS, Jepang, dan Tiongkok berdampak pada kinerja ekspor Jawa Tengah di awal tahun ini. Nilai ekspor Jawa Tengah pada Februari 2023 sebesar US$ 822,53 juta atau turun 3,32% dibanding ekspor pada Januari 2023. Begitu pula jika dibandingkan dengan Februari 2022, turun sebesar 12,33%.

Ekspor nonmigas Jawa Tengah tahun lalu mengalami kenaikan 8,9% mencapai US$ 11,2 miliar dibanding pada periode Januari-Desember 2021 tetapi neraca perdagangan mengalami defisit US$ 3,2 miliar. Tiga negara tujuan ekspor non migas terbesar pada Januari-Desember 2022 meliputi Amerika Serikat dengan nilai US$ 4,67 miliar, disusul Jepang US$ 967,11 juta dan Tiongkok US$ 620,48 juta.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya resmi mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres). Pengumuman Ganjar sebagai capres PDIP itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Jumat (21/4/2023). Pengumuman disampaikan Megawati setelah menggelar rapat DPP PDIP ke-140.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url